Atlet Panahan

Akhir-akhir ini olahraga memanah atau yang akrab disebut panahan mulai digandrungi oleh para wanita di kota Jakarta. Sayangnya tidak banyak yang mengetahui siapa sajakah atlet panahan yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa Indonesia.

Dellie Threesyadinda namanya, gadis cantik berumur 25 tahun ini mulai memanah sejak berumur 7 tahun. Ibunya adalah mantan atlet panahan yang pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia dengan meraih medali perak pada ajang olimpiade tahun 1988 lalu.

Waktu kecil, Dinda sering diajak ibundanya berlatih memanah, lama kelamaan kecintaannya pada olahraga panahan pun mulai tumbuh.

Seiring bertambahnya usia, minat dinda terhadap dunia memanah kian bertambah. Hal ini membuat sang ibunda memutuskan untuk melatihnya secara langsung agar kelak ia menjadi atlet panahan profesional.

Hebatnya, baru 6 bulan sejak mulai berlatih, Dinda langsung ikut kejuaraan memanah pertamanya.

Sekarang, Dinda adalah salah satu atlet panahan wanita terbaik yang telah berhasil menjadi juara pada berbagai ajang kompetisi panahan baik lokal maupun internasional.

Pada tahun 2012 silam, Dinda telah berhasil menggondol 2 medali emas. Selain itu, satu tahun kemudian tepatnya pada tahun SEA Games 2013, Dinda berhasil meraih 1 medali emas dan 1 medali perak.

Penghargaan pun datang berturut-turut, salah satunya adalah dari kejuaraan panahan internasional di Inggris.

memanah itu melatih kesabaran, karena memanah tidak hanya olahraga tapi juga olahrasa. Kalau sedang mood-moodan, memanah akan terasa sulit. Memanah juga membutuhkan fisik yang kuat, karenanya saya rutin ngegym dan lari.

Ujar Dinda kepada wartawan pada jumpa pers Marina Hydro Cool Gel Lotion, tanggal 19-10-2015 lalu.

Kira-kira ada sekitar 8 orang atlet panahan wanita yang bergabung dalam Pelatnas untuk persiapan menghadapi olimpiade SEA Games, ujar Dinda.

Walaupun hanya sedikit, namun tidak akan ada perbedaan yang mencolok antara pemanah pria dan wanita.
Bedanya hanyalah pada jarak yang digunakan ketika memanah, untuk wanita jaraknya lebih pendek dari pria. Namun hal ini bersifat situasional.

Menjadi atlet panahan berarti harus siap berlatih di luar ruangan walaupun resiko terkena panas terik matahari. Walaupun berlatih panas-panasan, Dinda tetap berusaha mempertahankan pesonanya. Mahasiswi Universitas Airlangga ini rutin melakukan perawatan agar kecantikannya tetap terjaga.

Saya sering menggunakan lotion, apalagi ketika badan terasa gerah. Kalau perawatan kulit sih tidak sering-sering, setidaknya cukup spa dan lulur sekali dalam 2 minggu. Selain itu, mengkonsumsi buah dan sayur-mayur tidak kalah pentingnya bagi kecantikan tubuh dan jangan lupa untuk banyak meminum air putih,

ujarnya.

Tinggalkan komentar