Cara Untuk Meningkatkan Motivasi Kerja

Karyawan adalah salah satu sumber daya terpenting bagi setiap perusahaan untuk mencapai tujuannya. Berbeda dengan sumber-sumber daya lainnya, Karyawan adalah sumber daya yang sangat spesifik karena mempunyai perilaku dan perasaan serta memiliki akal dan tujuan pribadi masing-masing. Karenanya, mengelola sumber daya manusia (karyawan) menjadi salah satu hal yang sangat penting dalam menjalankan mewujudkan visi dan misi perusahaan.

Jika anda pernah mempelajari ilmu kepemimpinan atau cara mengelola manusia, Anda dapat mempraktekkan ilmu yang anda pelajari langsung di tempat anda bekerja. Apalagi jika anda memiliki posisi sebagai pemimpin suatu divisi di perusahaan. Berikut ini beberapa Tips untuk meningkatkan produktivitas dan loyalitas kerja karyawan maupun bawahan anda, sehingga tujuan perusahaan bisa lebih cepat tercapai.

Berikut ini terdapat 10 Cara Untuk Meningkatkan Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan Anda :

1. Sediakan lingkungan terbaik untuk bekerja bagi karyawan anda

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Buat suasana santai dan kekeluargaan. Sebagian ahli sumber daya manusia (SDM) mengatakan bahwa lingkungan kerja yang nyaman memrupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Lingkungan kerja dapat berupa fasilitas kerja seperti: bonus, tunjangan, asuransi, suasana kerja seperti: suhu, kebisingan, udara, bau, keamanan dan lokasi.

2. Berikan pelatihan yang sesuai pada karyawan anda

via: unsplash.com
via: unsplash.com

Menginvestasikan dana dengan memberikan pelatihan kepada karyawan merupakan ide yang baik, karena karyawan yang pintar dapat menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan cermat. Ini bisa memberikan efisiensi waktu jangka panjang bagi perusahaan. Dengan adanya training, karyawan anda dapat melakukan pekerjaan secara lebih professional dan dapat meningkatkan semangat.

3. Fasilitas yang baik dapat menunjang pekerjaan karyawan anda

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Fasilitas kerja seperti komputer ataupun laptop adalah hal yang penting, jangan sampai karyawan ber alasan bahwa komputernya lemot sehingga pekerjaan menjadi terganggu. Berikan peralatan kerja yang pantas agar karyawan anda dapat melakukan pekerjaan secara efektif dan efisien.

4. Berikan mereka semangat agar dapat mengerjakan pekerjaan dengan baik

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Semangati karyawan anda agar mereka yakin bahwa mereka dapat melakukan pekerjaan dengan baik, sehingga mereka terhindar dari stress. Pacu mereka untuk bisa mencari solusi sendiri terlebih dahulu. Jika mereka benar-benar butuh bantuan, baru anda turun untuk memberikan bantuan. Dengan ini, anda dapat mendidik mental karyawan sekaligus melatih rasa percaya diri karyawan anda. Berikan tantangan dan ruang kerja yang bebas pada mereka, agar mereka dapat mengembangkan kreativitasnya, ini berguna bagi perkembangan perusahaan dalam jangka panjang.

5. Selalu dukung usaha karyawan anda selama itu baik bagi perusahaan

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Meyakinkan mereka bahwa anda selalu mendukung mereka dalam melakukan pekerjaannya. Yakinkan bahwa mereka tidak sendiri, anda selalu siap membantu mereka jika mereka kesulitan, dengan begitu anda dapat memperoleh kepercayaan dan loyalitas para karyawan anda.

6. Berikan Tujuan dan Target yang Sesuai dengan kemampuan karyawan Anda

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Berikan Tujuan dan Target yang Jelas dan sesuaikan dengan kemampuan personal setiap karyawan. Anda harus mengetahui secara garis besar kemampuan bawahan anda dan bawahan anda harus tau apa yang anda inginkan dari mereka. Dengan demikian tercipta lingkungan kerja harmonis yang dapat mencapai segala tujuan maupun target yang telah anda tetapkan . Setiap karyawan harus tau yang anda inginkan dan anda memberikan tujuan dan target yang sesuai denga kemampuan mereka, dengan begitu tercipta kepuasan kerja karena setiap karyawan dapat menyelesaikan target yang anda tetapkan.

7. Dengarkan saran dari karyawan anda

via: pexels.com
via: pexels.com

Dengarkan mereka, jangan egois dan menganggap diri anda paling hebat walaupun anda adalah atasan. Anda perlu melakukan pertemuan singkat minimal setiap minggu sekali untuk melakukan pertukaran pikiran sambil berdiskusi ringan dengan karyawan ataupun bawahan anda. Dengan demikian anda dapat mengetahui harapan dan keinginan mereka terhadap perusahaan. Bukan tidak mungkin anda juga bisa mendapatkan ide-ide luar biasa yang dapat digunakan untuk kepentingan perusahaan dari pertemuan singkat tersebut.

8. Jangan sungkan untuk memuji karyawan anda

via: pexels.com
via: pexels.com

Jangan pelit dalam memberikan pujian. Setiap orang senang mendengarkan pujian termasuk bawahan anda. Kata-kata pujian yang tepat dapat memberikan semangat kerja dan memotivasi mereka agar melakukan tugas menjadi lebih baik lagi. Beberapa kata sederhana yang dapat membuat mereka lebih bersemangat dalam bekerja, contohnya “anda telah melakukan pekerjaan dengan sangat baik bahkan melampaui harapan saya”, “saya tidak salah merekrut kamu disini, you are the right man in the right place”, “Anda telah membantu meringankan banyak beban pekerjaan saya” dan lain sebagainya.

9. Hargai karyawan anda dengan merayakan keberhasilannya

via: unsplash.com
via: unsplash.com

Merayakan keberhasilan, pasti anda pernah mendengar kalimat “reward yourself” namun jangan lupa “reward your team”. Saya sering melakukan hal ini, setiap team yang mencapai target atau bahkan melampaui target, saya akan mengadakan perayaan kecil-kecilan, sekedar makan direstoran bersama maupun memberikan hadiah berupa makanan seperti coklat atau permen. Tentu itu tidak termasuk dengan bonus jalan-jalan maupun gaji yang mereka rasakan. Yang terpenting bukanlah harga dari pemberian, namun mereka merasa dihargai oleh anda sebagai atasan sehingga untuk kedepannya mereka akan bekerja dengan giat.

10. Berikan penghargaan secara finansial bagi mereka yang berprestasi

via: pixabay.com
via: pixabay.com

Memberikan penghargaan secara Finansial merupakan hal yang penting. Tidak memberikan penghargaan kepada mereka yang bekerja dengan baik berarti membuka kesempatan bagi perusahaan kompetitor anda untuk merekrut mereka. Namun perlu diingat, karyawan yang berharap bonus terlalu tinggi dapat menyebabkan mereka putus asa jika jumlah bonus tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, anda perlu mengarahkan mereka untuk tidak terlalu melihat “jumlah” Bonus yang didapat tetapi menilai Bonus sebagai bentuk apreasiasi perusahaan terhadap kinerja dan produktivitas mereka capai.

Jadi, seberapa siapkah anda dalam meningkatkan kualitas kinerja bawahan anda?